Cooker Hood

Cooker Hood

SHARE
cooker hood
cooker hood

Sesuaikan Ukuran Cooker Hood

Apa sih cooker hood itu? Dan apa fungsinya? Cooker hood adalah suatu alat yang ditempatkan diatas cabinet kompor yang mempunyai fungsi sebagai penghisap asap saat memasak. Cooker hood ini sangat membantu apabila di ruangan dapur tidak ada vetilasinya atau jendelanya. Ada baiknya dapur harus ada jendala dan cooker hood.

Kebayangkan apa jadinya kalau dapur tidak ada jendela atau ventilasi udara dan cooker hood? Pasti badan pada lengket terkena asap yang ditumbulkan dari aktivitas memasak. Saat ini dipasaran, cooker hood berbagai macam jenis, apa saja? Keep reading ya 🙂 Pertama Chimney hood,  CH ini berbentuk cerobong dan biasanya dipasang di dinding dapur. Built in hood, CH ini bersatu dengan kompor dan menyatu dengan dinding cabinet kitchen set.

Island hood, biasanya pemasangannya digantung dilangit-langit ditengah ruangan, dan jenis CH ( cooker hood ) yang terakhir adalah slim hood, CH ini untuk pemasangannya serupa dengan chimney hood namun, pada slim hood ini bentuknya lebih pipih dan lebih tipis.

Cooker HoodPada saat anda memilih menggunakan CH, ada baiknya, sesuaikan lah dengan  desain kitchen set atau dengan konsep dapur anda. Bagi anda yang menggunakan kompor gas biasa atau yang bukan ditanam bisa menggunakan penghisap asap ( CH ) yang berjenis slim hood

Saat pemilihan penghisap debu mana yang akan dipasang, sesuaikanlah dengan ukuran kompornya, standar rata-rata ukuran kompor gas yang ada di pasaran adalah 70cm. Beda halnya dengan kompor gas portable, ukurannya beragam, ada yang 30cm, 60cm, 70cm, sampai 90 cm. Untuk kompor gas yang kecil, biasanya kebanyakan orang menggunakan hood yang berukuran 60 cm, jika lebih panjang bisa memakai yang ukuran 90cm pada hoodnya.

Bagaimana dengan daya hisapnya?? Tentu, untuk daya hisapnya juga berbeda-beda, namun, jika luas ruangan dapur sekitar 30m2 atau tinggi 3 meter luas 10 meter, anda bisa memilih ukuran hood yang berukuran 60cm, ukuran tersebut masih cocok untuk digunakan. Nah, tak kalah penting, yang harus diperhatikan adalah jarak saat pemasangan hood.

Jarak pemasangan hood ( atas ) dengan kompor ( bawah ) yang ideal adalah 65-75cm, dengan ukuran seperti ini selain aman, asap pun tidak akan kemana-mana karena akan langsung terhisap oleh hood ini. Sangat disarankan kalau hood ini rutin untuk dibersihkan.

Rawatlah Cooker hood dengan baik, rajinlah untuk membersihkannya

Agar hood bisa bekerja dengan maksimal setiap saat, dan tahan lama, maka sangat disarankan untuk rutin dalam merawat serta membersihkannya. Karena mengingat peran atau tugas pada hood ini cukup berat. Kapan waktu yang tepat untuk membersihkan hood tersebut?? Untuk bagian luarnya sekitar 1 minggu sekali bisa anda bersihkan, sedangkan untuk bagian dalamnya 1 bulan sekali juga bisa.

Bagaimana cara membersihkannya?? Untuk bagian luar hood, anda bisa menggunakan lap lembut yang direndam dulu diair panas bersabun, setelah selesai membersihkan, keringkanlah bagian luarnya dengan lap kering lembut. Sedangkan untuk bagian filternya, rendamlah dalam air panas yang sudah diberi cairan pencuci piring selama 10 menit, setelah itu sikat lalu basuh dengan air panas kembali lalu keringkan.

Terakhir, dan ini sangat penting, saat anda menyalakan hood, jangan sekali-sekali menyalakan kompor yang tidak ada piranti memasak diatas kompor. Kenapa begitu?? Karena panas api, atau bara api bisa merusak komponen atau melelehkan komponen yang ada di dalam hood. Dan setelah memasak matikan kompor dan biarkan hood menyala beberapa waktu lalu matikan.

Semoga dengan mengetahui beragam jenis hood, serta fungsi-fungsinya, anda bisa memilih hood mana yang cocok untuk dapur anda, serta bagaimana cara merawat dan membersihkannya, Selamat memilih cooker hood.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai aura semangat pada meja kerja, pagar kayu, dan pagar besi. Selamat membaca, Happy design 🙂

Aksesoris
SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY