Memilih Sofa

Memilih Sofa

SHARE
Memilih Sofa

Beberapa Tips Memilih Sofa

Sofa termasuk salah satu jenis furniture di rumah yang frekuensi pemakaiannya terbilang cukup sering. Kehadirannya juga sangat memengaruhi tampilan Desain interior secara keseluruhan. Pentingnya peran dan fungsi sofa dalam sebuah hunian membuat kita tidak boleh gegabah ketika membelinya. Berikut beberapa hal yang patut Anda perhatikan saat memilih sofa.

Kebutuhan

Benar sekali! Sofa yang Anda pilih harus memenuhi kebutuhan Anda dan seluruh anggota keluarga. Semahal apa pun sofa yang Anda beli, jika pada akhirnya tidak terpakai tentu akan sia-sia, bukan?

Kebutuhan orang membeli sofa belum tentu sama. Ada yang membeli sofa sebagai tempat duduk dan menerima tamu, ada yang ingin sofanya juga bisa dijadikan tempat untuk tiduran, dan ada pula yang membeli sofa untuk dijadikan pengganti kursi makan biasa. Saat ini banyak kafe atau restoran yang memakai sofa untuk menciptakan kesan akrab dan agar pengunjung merasa lebih nyaman.

Memilih SofaUkuran

Saat duduk di sofa, pernahkah Anda merasa tidak nyaman atau janggal? Selain mungkin kondisi pegas yang tidak berkualitas, kesalahan ukuran sofa adalah penyebab yang patut Anda curigai. Dudukan yang terlalu dalam misalnya, walaupun secara visual terlihat bagus, justru semakin menjauhkan punggung kita dari sandaran. Akibatnya, kita tidak bisa bersandar dengan nyaman. Begitu pula ukuran bagian yang lain. Dudukan yang terlalu tinggi menyebabkan telapak kaki kita tidak bisa menapak lantai dengan baik, sandaran yang terlalu rendah membuat punggung menjadi sakit, dan lain-lain.

Kenyamanan

Sofa banyak dipakai sebagai tempat duduk karena menawarkan kenyamanan yang lebih dibandingkan kursi biasa. Lalu bagaimana memilih desain sofa yang benar-benar nyaman?

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ukuran menjadi salah satu faktor penentu tingkat kenyamanan sebuah sofa. Faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan upholstery, kualitas pengisi bantalan sofa, serta kualitas sistem pegas pada dudukan sofa.

Upholstery atau bahan pelapis sofa haruslah dipilih dari bahan-bahan yang tidak saja awet tetapi juga terasa nyaman di kulit, tidak panas, dan bisa menyerap keringat. Upholstery yang berasal dari bahan organik seperti kain dan kulit terasa lebih nyaman dibandingkan upholstery sintetis seperti kulit tiruan dan vynil. Kain katun, misalnya, memiliki pori-pori

sehingga memungkinkan bahan ini “bernapas” dan tidak terasa panas di kulit. Sedangkan bahan vynil, meskipun mudah dibersihkan, akan menimbulkan rasa panas dan gerah jika diduduki terlalu lama.

Gaya

Lagi-lagi gaya menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan elemen desain interior. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa faktor kesesuaian gaya menjadi hal krusial yang wajib diperhatikan jika kita ingin mendapatkan interior yang enak dipandang.

Menyamakan gaya sofa dengan gaya interior ruang secara keseluruhan merupakan langkah paling mudah dan praktis untuk mendapatkan tampilan desain interior rumah yang apik. Interior modern dengan sofa bergaya modern, interior klasik dengan sofa bergaya klasik, interior pop dengan sofa bergaya pop, dan seterusnya. Dengan cara ini Anda tidak perlu takut mendapatkan hasil yang buruk.

Warna

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, kesesuaian warna menjadi salah satu faktor penentu dalam menciptakan tampilan interior yang apik. Dengan warna, padu padan gaya bisa terlihat serasi dan tetap sedap dipandang.

Karena ukuran sofa tidak kecil, warna pada furniture ini pun membawa pengaruh yang besar terhadap suasana interior. Untuk interior yang tidak terlalu lapang, suasana lebih lega bisa diperoleh dengan memakai warna-warna terang, seperti putih serta krem, dan warna-warna lembut.

Pola atau corak

Hati-hati memilih desain sofa minimalis dengan upholstery bercorak, terlebih jika corak tersebut terlihat cukup menonjol. Corak yang terlalu mencolok jika diletakkan di ruang yang mungil atau berisi banyak barang akan menimbulkan kesan terlalu “ramai”. Sebaiknya hindari sofa dengan pola yang berat bila rumah Anda tergolong mungil.

Pola atau corak itu sendiri cukup beragam, mulai dari yang geometris, floral, abstrak, sampai pola kulit binatang. Bahkan ada pola-pola spesial yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan spesial pula, seperti sofa bercorak karakter kartun untuk kamar tidur anak atau ruang bermain anak. Dengan corak kita pun bisa menciptakan tema tertentu ke dalam sebuah interior. Tema nuansa floral, misalnya, akan terlihat lebih tegas jika kita memakai sofa dengan upholstery bercorak bunga-bunga atau dedaunan.

Mengandalkan sofa sebagai elemen pembangkit tema merupakan cara yang efektif mengingat keberadaan sofa di dalam sebuah ruangan merupakan salah satu yang diutamakan. Hal tersebut ditunjang pula dengan ukurannya yang terbilang cukup besar. Demikian Informasi mengenai Memilih model Sofa.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai interior telaga golf, meja makan minimalis, dan coffee table merah. Selamat membaca, Happy design 🙂

Aksesoris

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY