Nuansa Maskulin

Nuansa Maskulin

SHARE
nuansa maskulin
nuansa maskulin

Jenis Kamar Dengan Nuansa maskulin

Nuansa MaskulinDesain interior seperti kamar tidur bisa Anda buat tampil dengan kesan elegan dan mamancarkan kesan maskulin yang nyaman. Untuk menciptakan hal tersebut, Anda dapat bermain menggunakan paduan warna-warna.

Sebuah desain interior yang berkonsep maskulin biasanya didesain dengan warna-warna gelap, seperti coklat, abu-abu, atau hitam. Begitu juga untuk kamar tidur yang ingin Anda buat tampil dengan kesan elegan, berkarakter, serta memberi sentuhan kehangatan yang membuat saat istirahat terasa semakin berkualitas.

Untuk kamar tidur terkesan berkesan maskulin, Anda bisa pilih paduan warna gelap, misalnya saja warna coklat. Mendengar kata coklat, mungkin Anda akan membayangkan sebuah kamar tidur yang terlihat lembut dan hangat. Ya, untuk menciptakan kamar tidur maskulin, Anda tak harus mengaplikasikan warna gelap apda semua unsur kamar. Warna coklat dapat Anda pilih untuk diterapkan pada beberapa bagian, seperti dinding atau furniture tempat tidur, nakas, lemari, dan kursi. Kesan gelap selanjutnya bisa Anda redam dengan memadukan warna putih.

kamar tidur dengan nuansa maskulinBuat kamar tidur berdesain berkesan maskulin Anda tampil nyaman, memberi rasa leluasa, dan terang dengan mencipratkan warna putih pada bagian plafond, kusen-kusen, jendela, dan pintu. Warna senada juga dapat diaplikasikan kembali yaitu lewat keberadaan aksesoris sprei, bedcover, bantal-bantal, kap lampu, serta hiasan dinding. Dengan begitu, kamar tidur berkesan maskulin elegan namun tak terlihat berat.

Menempatkan bed set di tengah-tengah ruangan kamar bisa menjadi ide yang menarik. Dengan memastikan luasan kamar tidur dapat diketahui muat atau tidaknya bed set bila diletakkan di tengah-tengah ruangan. Jika area sirkulasi yang tercipta di sekeliling bed set sudah dirasa nyaman bagi orang berlalu-lalang, bagi ruangan ke dalam dua area besar. Pertama, area khusus untuk kebutuhan tidur, meliputi tempat tidur, tempat untuk kebutuhan entertainment, tempat untuk sekadar duduk atau bench. Kedua, area khusus walk in closet.

Umumnya area walk in closet disekat dengan dinding solid menerus sampai ke langit-langit. Namun, pada tampilan desain interior kali ini, dinding tersebut di make over sedemikian rupa agar ketinggiannya rendah. Hal tersebut ditujukan sebagai pembatas dua fungsi area yang berbeda, tetapi seolah-olah kedua fungsi area tersebut tetap terasa satu.

Meja rias diletakkan dengan memanfaatkan lemari. Lemari yang dirancang khusus ini bisa memberikan solusi bagi kebutuhan- kebutuhan tersebut. Kombinasikan bidang dinding yang berfungsi sebagai pemberi batas secara fisik di antara kedua area dengan kabinet dan meja yang diperuntukkan sebagai meja rias. Di sisi lain, lemari dirancang sebagai nakas yang dipercantik dengan permainan rak terbuka dan ornamen desain interior rumah berkarakter modern yang mengikat keseluruhan olahan bentuk.

Letakkan lemari tersebut di tengah-tengah ruangan. Pastikan backdrop dinding yang terdapat di lemari yang sejajar dengan olahan bentuk nakas menghadap ke arah tempat tidur. Vollal. Tempat tidur yang diletakkan di tengah ruangan seakan-akan memiliki kepala tempat tidur (headboard) yang dirancang khusus. (sumber : majalah griya kreasi,edupaint). Demikian informasi mengenai Kamar tidur Nuansa Maskulin.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai desain kitchen set klasik, taman mungil, dan dapur pop tematik. Selamat membaca, Happy design 🙂

Aksesoris
SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY