open wardrobe

Open Wardrobe

March 27, 2013

Open Wardrobe – Sahabat Imania, kalau mempunyai kamar tidur yang dihiasi interior yang cantik dan bagus memang sangat menyenangkan, selain memberikan keindahan ruang kamar tersebut, juga bisa meningkatkan kenyamanan ruang tidur tersebut. Apalagi bila ruang tersebut mempunyai ukuran yang besar.

Namun, agar bisa mendapatkan kenyamanan dalam ruang tidur, tidaklah harus mempunyai ukuran ruangan yang luas koq sahabat imania, yang penting, dalam ruangan tersebut tidak terlalu banyak barang-barang atau mebel. Dengan banyaknya barang/perabotan akan membuat ruangan hanya berkesan sempit.

Biasanya, furniture yang ukurannya cukup memakan luas ruangan adalah wardrobe. Wardrobe memang sangat dibutuhkan dalam ruang kamar tidur, namun, jika luasnya tidak sesuai dengan luas ruangan, maka hal ini menjadi masalah. Lantas, bagaimana solusinya? Apakah harus diletakkan diluar??

Tidak harus diletakkan diluar koq sahabat imania, caranya kita sembunyikan saja wardrobenya, Emg bisa?? Bisa, caranya dengan membuat open wardrobe. Apa itu?? yaitu lemari pakaian yang tak berpintu, dan segala isinya bisa terlihat langsung. Sedangkan bagian dalam lemari ini bisa tersusun layaknya sebuah lemari biasa. Walaupun bersifat terbuka, wardrobe ini juga ada area rak untuk menyimpan pakaian atau benda lainnya, dan area gantung untuk pakaian yang digantung.

Nah, sifat open wardrobe-nya ini bisa dilihat dari pintunya, karena konsep ini tidak menggunakan pintu. Tanpa keberadaan pintu, keberadaan lemari ini bagai tak ada. Semuanya terbuka, tanpa pintu. Ada lemari, tapi kaya gak ada lemari. Sosoknya seperti yang pada foto.

Efek dari lemari terbuka ini seperti mirip dengan meniadakan sekat pada ruangan. Lebih lega dan untuk ruangan berlahan relatif sempit, lemari seperti ini bisa memberi efek hemat lahan dan meluaskan. Kelebihan lainnya, lemari terbuka memaksa pemiliknya untuk selalu menjaga kerapian. Bagaimana tidak? Semua serba terbuka, kalau baju tak terlipat rapi, kaos kaki dan dasi berantakan misalnya, akan jelas terlihat.

Ukuran lemari bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau ketersediaan lahan. Begitu pula dengan banyaknya rak atau laci yang ingin dibuat. Saran praktis, buat sahabat imania yang berniat membuat lemari terbuka, manfaatkan keranjang atau boks untuk menyimpan benda-benda berukuran kecil, seperti dasi, pita, syal, dan sebagainya.

Supaya tampilannya lebih menarik, dinding bagian belakang lemari bisa dilapisi cermin atau wallpaper bermotif. Untuk menghindarkan pakaian dari debu, bisa saja lemari ini dilengkapi dengan pintu geser dari kaca transparan. Memang kehadiran kaca bisa membuat lemari tak terbuka lagi, namun karena sifat kaca yang transparan itu masih tetap bisa menjaga “keterbukaan” lemari, sehingga tetap dapat membuat lemari bagai tak ada.

Nah, bagaimana sahabat imania, Seru, kan? Itulah beberapa informasi dan tips seputar open wardrobe.So, Happy Design for your open wardrobe :)

Articles You Must Read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Latest Video
Contact Us

Jika kawan-kawan memiliki pertanyaan seputar interior silahkan email atau menghubungi kami pada no telp dibawah ini, dengan senang hati kami akan membantu anda .

Contact us
email : contact@imaniadesain.com
phone : (021)36427777

Our Book
  • Inspirasi Desain Interior Lengkap
Portfolio
  • Ruang Tamu
  • Sofa
  • Ruang Makan
  • Full Furnish
  • Partisi & Panel
  • Wardrobe
  • Kamar Tidur
  • Kitchen Set
  • Credenza
Join With Us @ Facebook !